Breaking News
Categories
  • Artikel
  • Berita
  • Daerah
  • Desa
  • Editorial
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga dan Seni
  • Opini
  • Politik
  • Sinjai
  • Sosial Budaya
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • BPBD Bersama Kapolsek Sinjai Utara dan Babinsa, Pantau Lokasi Terdampak Banjir Rob

    Feb 05 20258 Dilihat

    SINJAI.GREGET.Id – Bencana banjir rob kembali melanda tiga kelurahan di Kecamatan Sinjai Utara, 4 desa/kelurahan di Kecamatan Sinjai Timur, dan dua desa di Kecamatan Tellulimpoe, pada Rabu (05/02/2025).

    Analisis Kebencanaan BPBD Sinjai, Andi Octave Amier mengungkapkan titik lokasi terdampak yang meliputi Kecamatan Sinjai Utara pada Kelurahan Lappa, Kelurahan Balangnipa dan Kelurahan Biringere, di Sinjai Timur terjadi di Kelurahan Samataring, Desa Tongke-tongke, Desa Pasimarannu,  dan Desa Sanjai, dan pada Kecamatan Tellulimpoe meliputi Desa Bua dan Desa Pattongko.

    Hasil pemantauan dan pendataan yang dilakukan petugas posko siaga bencana pada BPBD Sinjai, tercatat  265 unit rumah warga terdampak banjir rob, dan 36 rumah diantaranya terendam air dengan ketinggian air 20 sampai dengan 70 cm. Beber Andi Octave.

    Data yang dihimpun Pusdalops PB BPBD Sinjai, di Kecamatan Sinjai Utara tepatnya  di Kelurahan Lappa terdata 5 Unit Rumah terdampak, Lingkungan Tekolampe Kelurahan Balangnipa juga tercatat 5 Unit Rumah terdampak, Jln. Wolter Monginsidi Lingkungan Lompu Kelurahan Biringere, 4 Unit Rumah, dan Lingkungan Mattoanging Keluarahan Biringere : 11 Unit Rumah terdampak.

    Selanjutnya Kecamatan Sinjai Timur  pada Kelurahan Samataring, Lingkungan Mangarabombang : 5 Unit Rumah terdampak, 3 diantaranya terendam, Lingkungan Pangasa  86 Unit Rumah terdampak, 6 diantaranya terendam,  Desa Tongke-tongke : 15 Unit Rumah Terdampak, Dusun Pasahakue Desa Pasimarannu  70 Unit Rumah terdampak, 6 diantaranya terendam dan Desa Sanjai : 10 Unit Rumah terdampak, 1 diantaranya terendam

    Sementara di Kecamatan Tellulimpoe pada Desa Bua, terdata 15 Unit Rumah terdampak dan di  Desa Pattongko  39 Unit Rumah terdampak, 20 diantara terendam

    Selain itu, di Lingkungan Pangasa Kelurahan Samataring Kecamatan Sinjai Timur air pasang juga melanda tambak seluas 10 hektare, area persawahan di Desa Sanjai sekitar 5 hekater, dan tambak di Desa Bua Kecamatan Tellulimpoe 2 hektare. Urai Andi Octave.

    Menyikapi kondisi tersebut, BPBD bersama Kapolsek Sinjai Utara dan para Babinsa di desa /kelurahan terdampak, hari ini, Rabu (05/02/2025), turun ke lokasi untuk memantau dan siap memberikan bantuan penyelamatan dan evakuasi bagi warga terdampak yang membutuhkan, terutama lansia, anak-anak, dan kelompok rentan lainnya. Terang Andi Octave.

    Namun dari peristiwa ini, tidak ada warga yang mengungsi atau dievakuasi ke tempat yang lebih aman, pungkas Andi Octave.

    .

    Share to

    Related News

    Akibat Cuaca Ekstrem, Trembesi di Sinjai...

    by Feb 11 2025

    SINJAI.GREGET.Id – Akibat cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang, pohon trembesi di Jal...

    BPBD Sinjai Pantau Debit Air Sungai Anti...

    by Feb 11 2025

    SINJAI.GREGET.Id – Meskipun intensitas curah hujan ringan hingga sedang yang mengguyur wilayah Kec...

    Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 113 Tuntas...

    by Feb 10 2025

    SINJAI.GREGET.Id – Pj Sekretaris Daerah Drs. A. Ilham Abubakar melepas 149 Mahasiswa KKN Unhas Gel...

    Pj Bupati Sinjai Tinjau Pelaksanaan PKG ...

    by Feb 10 2025

    SINJAI.GREGAT.Id – Penjabat (Pj) Bupati Sinjai, Andi Jefrianto Asapa meninjau pelaksanaan program ...

    Mahasiswa UIAD Sinjai, Akan KKN dan PKM ...

    by Feb 10 2025

    SINJAI.GREGET.Id – Mahasiswa  Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Kabupaten Sinjai akan melaksa...

    Gempa Bumi Guncang Bone Sulsel, Getarann...

    by Feb 09 2025

    SINJAI.GREGET.Id – Bencana gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Sabtu...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top